Rajut Suka Suka

24 Jan

Bismillah…

Liburan ini, aku niaaat banget buat ngembangin usaha rajutan bareng sama temen SMP ku, Oniiit :)
Konsep blog sih udah dibuat. Namanya “Rajut Suka Suka”.
Kenapa Rajut Suka Suka? Soalnya, rajutan yang aku sediain, ga cuma bandana, tas, atau bros–yang notabene emang udah sering–tapi lebih banyak rajutan yang bentuknya ‘unyu-unyu’ (berasa alay –”)

Ada boneka bentuknya jamur, beruang, heart cactus, kupu-kupu, siput, yaaa… pokoknya apa aja deh. Suka-suka.

Naaah, aku pengennya ada komunikasi yang berlangsung dua arah di sini. Nanti konsumen bisa pesen mau minta bentuk apa. Gedenya seberapa. Warna benangnya apa aja. Semua bisa dimodif, gak tergantung ama stok barang yang udah ada.

Aku malah lebih suka kalo ada yang minta bikinin bentuk apaaa gitu. Yang baru. Kan bisa coba-coba pola baru. Seru deh.
Nantinya, aku juga pengen nyantumin pola-pola rajut yang udah aku buat. Bagi-bagi ilmu seruuu.. :)
Ntar juga ada tutorial merajut. Udah bikin sih waktu itu. Tapi aku lupa di mana –a

Kalau ada waktu, boleh banget loh mampir liat-liat:
rajutsukasuka.blogspot.com

Tag:

Political Branding dan Public Relation #BedahBuku

28 Okt

Pada hari Rabu, 26 Oktober 2011, yang lalu Korps Mahasiswa Komunikasi (Komako) UGM mengadakan acara bedah buku Political Branding dan Public Relation. Langsung bersama penulisnya, Bpk. Silih Agung Wasesa, salah satu dosen di Jurusan Ilmu Komunikasi, Mas Syafrizal juga menyampaikan pendapatnya mengenai buku tersebut. Bedah buku ini berlangsung dari pukul 14.30 hingga pukul 16.00 WIB di ruang 12 Gedung Fisipol UGM. Dalam buku yang ditulis oleh salah satu dosen di London School of Public Relation ini, ditawarkan politik yang cerdas dan bersih, serta kampanye politik yang lebih sehat dan etis.

Di awal presentasinya, Pak Silih memberi perbandingan antara political branding dengan commercial branding. Jika misalnya partai Golkar dan perusahaan Unilever sama-sama mengadakan seminar, sudah bisa ditebak yang lebih ramai pengunjungnya adalah stand Unilever. Mengapa ini bisa terjadi? Mungkin saja karena rakyat sudah mulai apatis dengan para politisi yang suka bermain politik uang.

Menurut Pak Silih, kampanye politik di Indonesia sangatlah boros. Untuk total biaya kampanye bupati seluruh wilayah Indonesia misalnya, dana yang dikeluarkan bisa mencapai 7,44 hingga 9,6 triliun! Bayangkan apa yang bisa diperbuat untuk memperbaiki bangsa ini dengan jumlah uang yang segunung itu. Jumlah biaya yang begitu tinggi ini semakin memicu tindak korupsi terjadi di kalangan pejabat. Bila dihitung-hitung, semisal biaya kampanye seorang bupati 5 milyar. Lama jabatan 5 tahun. Mau tak mau, si bupati ini harus bisa ‘balik modal’ dalam waktu 5 tahun itu. Padahal gaji sekitar 6 juta tiap bulannya. Lantas, dari mana ia harus menutupi hutang-hutangnya??  Tak heran maka jika sempat heboh beberapa waktu lalu, ada calon bupati yang gila gara-gara gagal lolos menjadi bupati. Ckckck.

“Ketika uang yang dihabiskan banyak waktu kampanye, orang cenderung lebih mudah untuk korupsi. Meskipun tidak selalu,” ujar Mas Syafrizal. Continue reading 

Tag:, , ,

Teroris?! #ddp

7 Okt

Ya ampun..

Aku tak percaya dengan apa yang aku lihat. Di kegelapan tempat parkir basement gedung Fisipol, aku melihat sesosok hitam berdiam diri dekat sebuah motor. Awalnya aku mengira sosok itu adalah satpam yang sedang memeriksa keamanan motor-motor mahasiswa. Namun benda-benda yang melekat di badan orang itu terlalu aneh untuk dikenakan untuk seorang staf keamanan.

Kacamatanya hitam pekat. Ada sebuah slayer putih menutupi separuh bagian wajahnya. Ditambah lagi ada helm besar menempel dengan angkuh di kepala orang itu. Dan yang membuat tubuhku semakin gemetar, orang itu membawa tas hitam yang cukup besar.

Brr… Berbagai pikiran liar berkelebatan di benakku. Jangan-jangan ada satu benda di dalamnya yang berdetak-detak teratur, menunggu perintah dari pemegang kendali untuk meledak! Apalagi  berita pengeboman terakhir terjadi di Solo. Sedangkan sebelumnya ada di Cirebon. Pergerakan mereka semakin ke timur…

Aku tak bisa membayangan apa yang akan aku lakukan selanjutnya–atau apa yang bakal orang itu lakukan–jika saja temanku tidak menarik tanganku untuk bersegera. Fiuh… tanpa basa-basi aku pun langsung naik tangga ke atas demi melihat sinar matahari. Berusaha meninggalkan bayangan gelap itu tetap di basement.

Sambil melangkah, dalam hati aku berharap, jangan sampai foto gedung Fisipol yang masih baru ini terpampang di headline koran-koran nasional esok hari…

Praktek Premanisme Begitu Dekat (ternyata..)

6 Sep

Selama ini, cerita tentang preman yang suka semena-mena meminta ‘uang keamanan’ pada orang-orang yang mencari nafkah di ‘wilayahnya’ hanya saya saksikan di televisi. Baru kemarin ini saya sadar, dunia Jogja tak senyaman yang saya pikirkan.

Menurut pengakuan dari seorang supir taksi yang saya tumpangi, untuk ‘ngetem’ di luar terminal Giwangan Jogja, ternyata ada pungutan liar dari oknum tertentu. Modusnya adalah untuk iuran pembangunan kampung, biaya parkir, dan (lagi-lagi) biaya keamanan. Dan pungutannya parah. Berbeda dengan tarif di stasiun Tugu yang bisa dibilang wajar untuk biaya parkir yaitu sebesar 5.000,- / hari, di lingkar luar terminal Giwangan para supir taksi ini ditagih tiap mengangkut minimal 10.ooo,-!! Bahkan angka ini bisa mencapai 25.000 untuk sekali angkut jika lokasi yang dituju hingga luar kota. Bayangkan jika sehari dia mengangkut 9x, bisa jadi yang diserahkan pada ‘petugas keamanan desa’ mencapai 90.ooo rupiah! Dan hal ini pernah dialami oleh supir taksi yang menjadi narasumber saya.

Jadi, oknum tak bertanggung jawab ini merupakan sekelompok orang yang ‘tugas jaganya’ bergantian. Mereka suka pura-pura tidur di lapak-lapak pinggir jalan–menunggu taksi-taksi laku. Mereka tidak benar-benar tidur, tapi cuma diam mendengarkan percakapan antara supir taksi dan calon penumpang. Jadi mereka tahu tujuan taksi itu, dan bisa minta bayaran tinggi kalau lokasinya jauh.

Kata supir taksinya, mereka adalah anak buah orang Brimob. “Yaa, mau ngelawan nggih pripun. Wong yang dilawan itu aparat negara. Nggih mboten saget to?

Entahlah, ini bisa disebut pungutan liar atau tidak. Tapi kalau ditanya kampung dekat situ sudah ada pengembangan apa, toh juga tidak bisa dijawab.

Ckckck.. Saat KPK, Polri, dan instansi negara lainnya ribut dengan kasus korupsi yang besar-besar, yang sebentar heboh, sebentar lagi menghilang, orang-orang kecil tetap cuek dan melanjutkan aktivitasnya. Yaa, seperti pungutan-pungutan liar ini. Naudzubillaah…

Mantra Kim Joo Won di Secret Garden

2 Jun


Akhirnyaa… ketemu juga ini mantra. Joo Won (Hyun Bin) sering banget ngucapin kata-kata ini buat nenangin dirinya. Hahaha… Ariniii… udah ketemu..!! Nah, buat yang udah nonton drama korea Secret Garden pasti tau deh.. Ternyata, kata-kata ini beneran ada di Korea, ada kisahnya lagi. Baca yaa…:

“Pada suatu hari, hiduplah seorang ayah yang kebingungan mencari nama untuk putra satu-satunya. Ia menginginkan nama yang memiliki arti umur panjang. Ia pun berkonsultasi pada seorang ahli nama. Tapi, tiap kali si ahli ini menyarankan sebuah nama, sang ayah ini tetap bersikeras, “Lebih panjang.. ayolah, lebih panjang lagi.” Akhirnya, jadilah sebuah nama yang disetujui sang ayah:

Namanya adalah…

김 수한무 거북이와 두루미 삼천갑자동방삭 치치카포 사리사리 센타 워리워리 세브리캉

무두셀라 구름이 허리케인 담벼락 서생원 고양이 바둑이는 돌돌이

Kim Su Han Mu keobugi wa durumi samcheongabja Dong Bang Sak Chichikapo Sarisarisenta Woriwori Sepeurikang Mudusella gureumi heorikein dambyeorak seosaengwon goyangi badukineun Doldori.

Suatu hari, Kim Su Han Mu keobugi wa durumi samcheongabja Dong Bang Sak Chichikapo Sarisarisenta Woriwori Sepeurikang Mudusella gureumi heorikein dambyeorak seosaengwon goyangi badukineun Doldori jatuh ke dalam sungai!

Kebetulan, lewatlah seorang pejalan kaki, ia pun berteriak minta tolong:

“Toloooooooong! Kim Su Han Mu keobugi wa durumi samcheongabja Dong Bang Sak Chichikapo Sarisarisenta Woriwori Sepeurikang Mudusella gureumi heorikein dambyeorak seosaengwon goyangi badukineun Doldori, jatuh ke dalam sungai!”

Tapi, sayang sekali pada saat ia berteriak minta tolong, Kim Su Han Mu keobugi wa durumi samcheongabja Dong Bang Sak Chichikapo Sarisarisenta Woriwori Sepeurikang Mudusella gureumi heorikein dambyeorak seosaengwon goyangi badukineun Doldorii sudah tenggelam dalam sungai.”

Dan cerita yang cucudh ini pun berakhir tragis hehehe…

Naah, berikut ini ada arti dari kata-kata tersebut:

Kim Soo-han-moo : bahasa Hanja yang berarti bermarga “Kim”, “Umur tak Terbatas”

Keo-bu-gi-wa du-ru-mi: kura-kura dan bangau, 2 dari sepuluh symbol umur panjang..

Sam-cheon-gab-ja Dong Bang Sak: dahulu kala ada seorang pria bernama Dong Bang Sak di China. Dia hidup selama sam-cheon-gab-ja = 3000 x 60 = 180000 tahun.

Chi-chi-ga-po: nama seseorang yang berumur panjang di Afrika.

Sarisarisaenta, Woriwori, Saepeurika: nama orang-orang legendaries yang berumur panjang.

Moo-doo-sael-la : “Metusalah” , yang hidup selama 969 tahun, tertulis di Alkitab, Kejadian 5:27.

gu-reum-yi: awan-awan, karena mereka adalah symbol kehadiran yang tak berakhir, bahkan lebih lama dari Metusalah.

heo-ri-kae-in: “Hurricane”, menggambarkan awan tidak berarti jika dapat ditiup pergi oleh angin puyuh, jadi lebih baik menjadi angin puyuh daripada awan.

dam-byo-rak: ‘tembok’, menggambarkan betapa tidak berartinya sebuah angin puyuh jika kau tak tersentuh, tak tergoyahkan, jadi lebih baik menjadi sebuah tembok daripada angin puyuh.

seo-saeng-won-ae: “tikus”. Tikus mebuat lubang di tembok mengakibatkan tembok akhirnya runtuh….jadi lebih baik tikus daripada tembok.

go-yang-yi: “kucing”, kira-kira kenapa pasti tau deh :)

ba-duk-yi-neun: “anjing”

Doldolri : nama seekor anjing…..

sumber: patataragazza.blogspot.com

Tag:, , ,

Pulaaaaang…..!!

28 Mei

Waaah, lihaaat…

Bawaan terberat dan terbanyak yang pernah aku bawa selama 3 tahun di IC: dua koper, satu tas jinjing, satu backpack. Fiuuh…

Aku bisa pulang sendiri!! Dari beli tiket, packing baju, sampai berangkat ke agen bis, dan alhamdulillah nyampe dengan selamat di Jogja, s e n d i r i.

Hore…

Pengumuman PSB / PPDB MAN Insan Cendekia Serpong / Gorontalo

28 Mei

Silahkan diklik saja link-link di bawah ini:

Pengumuman

Nama Peserta yang Lulus MAN IC Serpong

Nama Peserta yang Lulus MAN IC Gorontalo

Kalau mau lihat SK menteri, dkk. bisa dilihat langsung di web IC (klik di sini).

NB: maaf, saya baru bisa posting sekarang. Kebetulan saya baru saja sampai di rumah. Dan baru bisa buka internet sekarang…

Tag:

S.O.S !! Sindrom Wisuda Makin Akut !!

22 Mei

Oow.. wisuda tinggal 20 hari lagi! Berarti harus lebih rajin nih olahraganya. Biar kebayanya muat! Hihihi..

Kemarin waktu masih 40 hari lagi tuh, anak-anak pada heboh diet segala macem. Tapi sejak diberlakukan ‘bebas disiplin’ buat anak kelas 3, buyar semua deh. (Hehehe.. ini aku sih) dasar anak asrama, kasur tuh berasa punya magnet yang sangaaat kuat. Hehehe..

Dulu tuh ya, aku, Nenek, ama Ayu rajin lari pagi tiap hari di lap. upacara. 6 puteran cukuplah. Nah, sorenya kita fitness bareng di GSG. Tapi
Kebetulan banget nih nemu artikel di kamar Avel. Buat nglatih badan gitu deh. Enaknya, kita bisa lakuin ini di kamar sendiri. Keringetan beneran loh..

Jadi, di sini ada 7 tahap.
Yang pertama, main hula hup selama 4 menit. Bagus nih, buat pinggang.

Kedua, kita ngebungkuk ampe 90 drajat gitu. Trus, satu kaki kita diangkat sampe sejajar ama punggung kita. Nah, terus tangan kita juga ikutan direntangkan ke samping. Jadi posenya kayak kita mau terbang gitu. Trus, tahan ampe 30 hitungan. Baru deh, ganti kaki yang satunya. Gerakan ini bagus lho buat kaki dan perut kita.

Gerakan ketiga, kita lompat ke samping dengan dua kaki rapet, di antara 2 titik yg jaraknya kira-kira 1 m. Ini diulang 25 kali yaa..

Yang keempat, buka kaki yang lebar, trus kita jongkok, tapi nanggung. Cuma ampe paha kita sejajar ama lantai. Langsung deh berdiri lagi. Nah, gerakan ini diulang 40 kali! Awal-awal emang pegeeel banget. Tapi, gerakan ini buat nglatih paha ama (maaf) pantat kita.

Nah, ini nih tahap yang paling asoy. Yang kelima, kita refresh sebentar dengerin lagu yang nge-beat. Dance ampe lagunya abis! Jangan di-skip ya tahap ini. Lumayan, sekalian inget2 gerakan sori-sori, hoot, ato lucifer jg bisa. Hehehe..

Selanjutnya buat nglatih tangan kita, kita duduk selonjor. Tapi lutut agak ditekuk. Trus, tangan taruh di samping badan, telapak tangan nempel lantai, dengan jari hadap ke depan. 1.. 2.. 3.. hup! Angkat pantat kamu pake bantuan tangan ama kaki, ampe punggung kita lurus. Jadi kita kayak jadi meja, tapi kitanya hadap ke atas. Tahan posisi ini ampe 10 hitungan. Ulangi 3 kali yaa..

Hosh.. pasti dah ngos-ngosan deh. Tapi jangan nyerah dulu, gerakan ketujuhnya, kita main lompat tali, skipping maksudnya, selama 2 menit, atau sebanyak 100 kali.

And this is the end of simple body building section..

Gimana? Cukup nguras tenaga kan?
Sebenernya, mau pake metode apapun bakal berhasil. Asalkan RUTIN. Setuju??

Tag:,

a message from a friend of mine

21 Mei

Kita mengeluh: “Tak mungkin”
Allah menjawab: “Jika Allah menghendaki sesuatu, cukup berkata jadi! Maka jadilah.”
(QS. Yasin: 82)

Kita mengeluh: “Saya terlalu lelah”
Allah menjawab: “Aku ciptakan tidurmu untuk istirahatmu.”
(QS. An-Naba: 9)

Kita mengeluh: “Saya tak mampu”
Allah menjawab: “Allah tidak membebankan sesuatu pada seseorang melainkan sesuai dengan kemampuannya.”
(QS. Al-Baqarah: 286)

Kita mengeluh: “Saya stres”
Allah menjawab: “Hanya dengan mengingat Allah, maka hati menjadi tenang.”
(QS. Ar-Ra’du: 28)

Kita mnggerutu: “Tak ada gunanya”
Allah menjawab: “Maka barang siapa mengerjakan amal kebaikan seberat dzarrah, niscaya ia akan melihat kebaikannya.” (QS. Az-Zalzalah: 7)

Maka dari itu, ayo tetap semangat…!!

We Got a SURPRISE!!

20 Mei

Wow, nggak nyangka deh kalo acara MOMENT 13:44 blom selesai. Semalem ada yg teriak dari living room, disuruh ambil sesuatu. Karena aku penasaran, aku ke sana.

Dan ternyata.. olala.. ada satu kantong hitam besar berisi ‘topi ala sinterklas’ berwarna hitam-kuning, AXIVIC abis! Ada tulisan moment gitu, trus ada lambang axivic ama foranza nya.

Aduh.. adik-adikku ini memang penuh kejutan. Terima kasih banyak, yaa…

Tag:, , ,

a l h a m d u l i l l a h . . .

19 Mei

Sujud syukur deh, ribuan kali, jutaan, bahkan sampai tak hingga.

Akhirnya berember-ember peluh yang pernah mengucur deras, dalam tiga tahun perjuanganku di Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia Serpong ini, terbayar juga.

Lulus.

Ilmu Komunikasi Universitas Gadjah Mada.

Thank God…

i’m terribly worried…

17 Mei

Deg-degan.

Menunggu hasil SNMPTN jalur Undangan.

Tanggal 17 Mei 2011, pukul 19.00 WIB

Bahkan penantian ini terasa lebih menyiksa dibanding hasil UN!

Semoga aja dapet. Amiiin, deh, amiin… Biar bisa cepet pulang.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.