Travelling Kere(n)

15 May

image

Siapa bilang cuma orang kaya saja yang boleh travelling? Saya kere tapi buktinya saya bisa sampai eropa lho. Hehe

Dulu sekali saya juga beranggapan demikian. Ah, buat apa buang-buang duit cuma buat beberapa hari saja. Boros. Mending saya tabung buat beli apaaa gitu. Tapi ternyata pandangan saya berubah 180 derajat setelah saya merasakan sendiri nikmatnya travelling..

Experience
Sekali-kali kita perlu keluar dari zona nyaman, keluar dari sarang. Lihat dunia di luar sana yang benar-benar berbeda. Yaa setidaknya kita punya stok sejuta cerita keren selama kita travelling, baik yang senang-senang sampai yang sengsara menyedihkan *uhuk*.

Meet New People
Asik loh ngobrol dengan orang yang sama sekali tidak kita kenal. Kita bisa cerita apa saja, toh kesempatan kita bertemu lagi sangat kecil. Lebih kerennya lagi, kita bisa dapat cerita yang memperkaya insight kita tentang dunia. Ya, dengan bicara dengan completely stranger bisa juga mempertajam insting kita bagaimana menghadapi berbagai macam tipe orang.

Duit Dari Mana?
Wah, rada susah sih memang membicarakan hal yang satu ini. Setahun terakhir ini, alhamdulillahnya saya sudah ke tiga negara berbeda: Belgia, Malaysia, Singapura. Wah kaya ya bu? Kaya monyet mungkin iya. Kalo kaya banyak duit, beuuh jauuh! Trus kok bisa jalan2 ke banyak tempat? Nah, itulah gunanya menabung!

Percaya atau tidak, saya sama sekali tidak meminta uang pada orang tua saya selama saya ke sana kemari. Nol rupiah! Semua berasal dari uang tabungan saya sendiri. Yaa gabungan dari fee panitia, fee ikut penelitian, fee part time, bahkan duit beasiswa saya turut saya irit-irit untuk biaya travelling. Toh saya sudah biasa hidup melarat, jadi ya biasa saja.

*berhubung duit saya pas2an, jelas duit adalah komponen paling krusial dalam travelling. Beda lagi kasusnya kalau kamu punya orang tua dengan pundi2 uang yang bertumpuk~

Planning itu Penting
Rencana travelling ke luar negeri itu tidak semudah kalo kita mau ke kota sebelah. Biasanya saya sudah prepare enam bulan sebelumnya. Dulu pas mau ke Belgia, saya mati-matian cari kerja parttime yang menghasilkan. Yaa lumayanlah yaa

Saya sih memang sudah bertekad tidak lagi meminta uang ke orang tua saya. Sudah cukuplah ya saya dihidupi selama lebih dari dua tahun ini. Sekarang saya harus mulai membalas budi.

Dengan adanya planning yang matang, kita bisa memperkirakan berapa biaya yang akan kita habiskan selama berpetualang. Dengan adanya planning yang matang, kita tidak buang2 waktu untuk berbingung2 ria ke mana tujuan kita di sana. Dengan adanya planning yang matang, kalian berangkat senang, pulang pun senang.

Next Destination
Sekali kamu merasakan travelling, saya yakin pasti kamu akan ketagihan. Oiya, dari tadi saya nyebut travelling, mungkin yang lebih tepat backpacking kali ya; jalan-jalan kere!

Trus, abis ini ada rencana mau ke mana lagi? Niat sih sudah pasti ada. Tabungan juga sudah sedikit2 saya kumpulkan. Tapi tujuan ke mana, wah, saya belum tahu. Dengan siapa saya akan pergi juga masih belum tahu.

Partner travelling itu juga menentukan apakah perjalanan kamu bakal menyenangkan atau enggak loh. Jadi ya pastikan saja partnermu dan kamu satu pikiran.

Happy travelling!

Ada komentar?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: