Serius Mau Jadi Wartawan?

1 May

Sudah sebulan ini saya magang di Metro TV biro Jogja. Asik sih, kita benar-benar diajak terjun langsung ke lapangan. Materi di awal ya hanya sebatas pengenalan singkat saja. Sisanya, kita belajar sendiri dari pengalaman selama melakukan liputan. Belajar sambil jalan, dan yaa menurut saya itu cukup efektif walau di awal bingung sendiri.

Kata orang, tak kenal maka tak sayang. Dari pengalaman magang ini, saya diberikan kesempatan untuk PDKT langsung dengan profesi wartawan, a real journalist, skala nasional bukan sebatas kampus. Kau tahu apa yang kemudian muncul di benak saya? Berulang kali saya bertanya pada diri saya sendiri, “Serius mau jadi wartawan?”

Di rumah, ibu saya juga bertanya-tanya, kenapa tidak dilanjutkan saja magangnya. Maksudnya, sekalian saja diseriusin kerja jadi reporter. Toh Metro TV sudah punya nama besar. Apalagi sudah ada pengalaman magang, lamar kerja di sana pasti jadi lebih mudah. Saya pun balik bertanya pada ibu saya, “Serius ibu mau saya jadi wartawan?”

Memangnya, apa yang salah dengan pekerjaan wartawan? Tidak. Tidak ada sama sekali yang salah dengan pekerjaan ini. Wartawan adalah salah satu profesi terkeren, selalu update info terbaru. Wartawan juga punya banyak hak istimewa. Wartawan bisa ketemu orang-orang gede. Bisa jalan-jalan ke tempat yang belum pernah dikunjungi sebelumnya.

Tapi, kalau kau memilih menjadi wartawan, kau harus siap kerja 7×24 jam. Saat orang-orang libur, wartawan adalah satu dari sekian profesi yang tidak bisa ikut liburan. Mana ada kasusnya libur 17 Agustus, lalu media ikutan berhenti melaporkan berita. Kau juga harus siap kalau sewaktu-waktu ditelepon kepala biro untuk liputan kejadian mendadak tengah malam. Siapa tahu…

Khusus untuk kasus Metro TV, kalau kita jadi reporter kita harus siap untuk dirolling ke seluruh wilayah Indonesia. Bisa jadi bulan ini kamu tugas di Jakarta, tiba-tiba tiga bulan ke depan kamu harus pergi ke Makassar. Lalu, dua minggu kemudian dipindah ke Lampung. Itu sangat bisa terjadi, karena memang ada rolling tugas reporter.

Yah, dan sepertinya saya belum siap menerima semua resiko itu. Ah entahlah. Dari zaman SMP saya sudah ikut semacam pelatihan jurnalistik. Di SMA malah saya jadi koordinator divisi jurnalistik OSIS. Di kuliah pun saya ambil jurusan ilmu komunikasi, dengan konsentrasi media dan jurnalisme (komed). Plus saya icip-icip jadi redaksi tiga tahun di Surat Kabar Mahasiswa Bulaksumur UGM. Seumur hidup, saya sering berkutat dengan jurnalistik. Tapi… serius mau jadi wartawan?

Apalagi, kerjaan anak komed di kelas itu mencecar praktik media di Indonesia sekarang. Dosen-dosen saya dengan senang hati bercerita tentang hal itu. Wah, saya jadi tahu borok-boroknya.. Pantas saja kalau lulusan komed ugm jarang yang akhirnya benar-benar jadi wartawan. Ya, karena itu tadi, sudah kadung muak duluan!

Syukurlah saya sudah magang di Metro TV, saya tahu keadaan riil lapangan. Setidaknya saya bisa menimbang ulang lagi apakah memang jalur yang saya tempuh sekarang ini sudah benar. I always try to live in the present, to always give my best at this very moment. Dinikmati dulu sajalah kesempatan yang saya dapat sekarang. Kalau memang ini jalan saya, ya alhamdulillah sudah terbuka kesempatannya. Kalau misalnya bukan, ya alhamdulillah juga saya bisa punya pengalaman yang sangat berharga seperti ini. Setidaknya saya tahu kenapa saya harus pindah dari jalur ini..

 

3 Responses to “Serius Mau Jadi Wartawan?”

  1. Reesetiyaningrum 24 July 2016 at 20:46 #

    Dan, apakah sampai sekarang masih jadi wartawan, kak?😀

    Like

  2. fifi 5 June 2014 at 23:40 #

    trus akhirnya jd wartawan ga? aku jga anak broadcast, tapi jg msh bimbang. hehe..

    Like

Ada komentar?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: