Aside

Sepasang Bola Mata

25 Nov

Tatapan mata itu terasa membakar punggung. Mungkin ini hanya ilusi, tapi, yah kau tahu sendiri bagaimana rasanya ketika ada orang yang mengamatimu…

Sesaat aku pun bimbang, haruskah tempo berjalan ini ditambah atau malah dilambatkan saja.

Delusional memang, tapi terkadang di saat-saat seperti ini aku berharap kau itu nyata. Bukan nyata wujudmu (karena kau memang ada), namun nyata tindakanmu…

Tak ada kata yang terucap, hanya mata yang bicara. Sanggupkah hal ini bertahan?

…. Biarlah waktu yang menjawabnya ….

>> balada galau sore hari

Ada komentar?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: