Aku Suka Kamu ♥

3 Nov

Tulisan berikut saya kutip dari tulisan Rizska Meitica – 2010 berjudul Di Balik Rasa Suka

image

“Coba bayangkan Anda sedang duduk di
bikun, dalam perjalanan pulang ke tempat kost, setelah lelah seharian kuliah. Lalu ternyata dari kejauhan ada laki-laki atau perempuan berpenampilan sangat menarik yang sedang memandangi Anda.

Tidak lama, dia semakin mendekat. Satu halte berlalu, semakin dekat. Lalu, setelah akhirnya kalian berdua bersebelah-sebelahan, dia mengajak untuk kenalan! Bahkan sampai meminta nomor whatsapp!

Lalu sesampainya di kamar kost, Anda tidak bisa berhenti membayangkan wajahnya. Anda lalu bertanya-tanya,
kenapa ya, kok orang semenawan itu
sampai mengajak Anda kenalan?

Kalau orang tersebut sampai mengajak
kenalan, bisa jadi artinya ia menganggap kita menarik. Dengan kata lain, orang tersebut menyukai kita. Lalu kira-kira apa yang menyebabkan dia tertarik dan suka pada kita? Menurut Vaughan dan Hogg
(2011) ada lima hal yang terkait dengan timbulnya rasa ketertarikan, yaitu
proximity, familiarity, similarity,
personality dan self-disclosure

Proximity merupakan faktor kedekatan. Bisa saja dia tinggal atau bekerja dekat dengan kita. Jadi usaha yang harus dilakukan untuk membangun interaksi cenderung sedikit.

Saya jadi teringat lagu “Pacar Lima Langkah”. Liriknya begini, “Pacarku memang dekat, lima langkah dari
rumah.” Nah, lagu tersebut menggambarkan attraction yang terjadi karena proximity.

Contoh cerita di bikun tadi juga demikian. Ketika setiap hari kita selalu bertemu dengan seseorang dan menjadi familiar karenanya, maka itulah yang disebut dengan familiarity.

Jika kita sudah merasa familiar dengan seseorang, maka kita akan merasa lebih nyaman di dekat mereka dan lebih menyukainya. Mungkin, prinsip ini lah
yang digunakan oleh biro jodoh. Mereka terus-menerus mempertemukan laki-laki dan perempuan yang dijodohkan, supaya
mereka merasa nyaman dan akhirnya
saling menyukai.

Ada kejadian lain ketika kita berkenalan
dengan seseorang, kemudian mulai
mengobrol. Lalu timbul pembicaraan
seperti “eh ternyata kamu juga suka film horor?” atau “aku juga suka minum kopi luwak.” Terus akhirnya kalian menjadi saling tertarik, dan saling menyukai. Maka inilah yang disebut dengan similarity. Seseorang memiliki kesamaan dengan kita.

Menurut Brehm, Miller, Perlman, dan
Campbell (2002), kemiripan tersebut bisa merupakan kesamaan dalam hal
demografis, sikap dan nilai-nilai, serta
kepribadian.

“Tapi kenapa ya, saya sudah tiap hari
berpapasan dengan kakak S2 yang tampan itu, tapi dia biasa-biasa saja tuh! Padahal kan sudah dekat, familiar, dan sama-sama mahasiswa Psikologi?”

Ternyata selain hal- hal yang sudah disebut, ada dua hal lain yang bisa memunculkan ketertarikan, yaitu kepribadian dan self-disclosure.

Biasanya kalau saya bertanya pada teman, “apa sih kriteria cowok ideal kamu?” Teman saya akan menjawab, “Yang orangnya baik, ramah dan perhatian”

Apabila seseorang memiliki ciri kepribadian yang kita inginkan, maka kita akan tertarik dengan orang tersebut.

Hal yang terakhir adalah self-disclosure, yaitu keinginan untuk mengungkapkan beberapa aspek dari diri seesorang dalam sebuah percakapan. Seseorang cenderung membuka diri kepada orang yang mereka percaya dan mereka sukai. Hal sebaliknya juga berlaku, yaitu seseorang lebih menyukai orang yang mau membuka diri.

Dengan membuka diri, kita bisa mengetahui tempat tinggalnya, dan mungkin saja ternyata dia tetangga kita. Dengan demikian, proximity bisa terjadi lagi. Lalu siapa tahu ternyata kalian punya banyak kesamaan atau dia memiliki karakteristik yang kita idam-idamkan.

Demikianlah, penjelasan saya tentang lima hal penyebab ketertarikan, yaitu
proximity, familiarity, similarity,
personality dan self-disclosure. Mungkin dapat berguna bagi teman-teman yang sedang dalam masa pendekatan.

Sumber :

Brehm, S. S., Miller, R. S., Perlman, D. &
Campbell, S. M. (2002). Intimate
relationships (3rd.) ed. New York: McGraw-Hill.

Vaughan, M. A. & Hogg, G. M. (2011). Social psychology (6th.) ed. London: Pearson.

Tulisan ini saya kutip dari Di Balik Rasa Suka

Ada komentar?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: