Jam Karet, Toleransi Waktu ala Indonesia

6 May

Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar. Bayangkan, negara archipelago  ini memiliki lebih dari 17 ribu pulau dengan jumlah penduduk lebih dari SEPEREMPAT MILIAR orang!!

Woow (ノ゚0゚)ノ~

Di awal pembentukan negara ini, bangsa Indonesia memang sudah sepakat untuk bersatu di bawah naungan Sang Saka Merah Putih. Padahal kita sudah tahu sendiri bahwa bangsa besar ini memiliki budaya yang beragam. Mau tak mau, masyarakat Indonesia pun akhirnya terbiasa hidup bersama dengan saling menghormati perbedaan di antara mereka. Atau, dengan kata lain, TOLERANSI.

Di dunia internasional, Indonesia cukup terkenal dengan toleransi antarumat beragamanya. Semua orang bebas menunjukkan identitas keagamaannya. Kebebasan ini bahkan dilindungi oleh UUD 1945 pasal 28E dan pasal 29 ayat 2. Bagi warga dunia, budaya toleransi ini sangat luarrr biasa. Yaa bolehlah kita berbangga walau sedikit.

Naaah, tapi ada satu lagi budaya toleransi di Indonesia yang cukup unik. Saking tolerannya bangsa Indonesia, sampai-sampai WAKTU pun ditoleransi! Keterlambatan sudah menjadi hal biasa di masyarakat. Janji apapun selalu bisa diulur-ulur. Sampai-sampai muncullah istilah JAM KARETkarena jam kita seringkali dimundurkan. Benar-benar superrr elastis!

Contohnya nih, dalam suatu undangan dituliskan acara akan dimulai jam 8. Tapi pada kenyataannya, toleransi waktu ala Indonesia pun berlaku. Akhirnya barulah jam 9 acara dimulai. Tak hanya sekali, namun kebiasaan ini tampaknya hampir terus berulang di banyak kegiatan.

“Aaah, paling-paling juga pada dateng telat. Gapapa deeh, molor dikiiit aja.”

Nah loh, siapa yang pernah mikir kayak gituu?? Hayoo.. Yang merasa orang Indonesia pasti nge-iya-in. Hehe

Kalau kita perhatikan di KBBI sendiri, salah satu pengertian TOLERANSI  adalah batas ukur untuk penambahan atau pengurangan yang masih diperbolehkan. Maka bolehlah kita sebut kebiasaan ini menjadi toleransi waktu ala Indonesia. Namun sayang sekali, tradisi toleransi kita yang satu ini sepertinya sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia. Kenapa bisa disebut gaya hidup? Karena sebagian besar orang di Indonesia tampaknya memang menerapkan prinsip seperti ini. Susah ya emang merubah mental bangsa Indonesia ini biar mau maju duluan..

Kalau tadi kita boleh berbangga hati karena toleransi beragama kita yang memang WOW, tapi sekarang kita justru perlu introspeksi diri karena toleransi waktu kita. Di dunia luar sana, Indonesia  terkenal juga akan keterlambatannya. Kurang disiplin. Tidak tepat waktu. Akibatnya, kredibilitas kita pun dianggap kurang jika dibandingkan dengan negara lain, Jepang misalnya. Walau sebenarnya tidak bisa juga dipukul rata bahwa semua orang Indonesia berkelakuan seperti itu, tapi mayoritaslah yang tetap dipandang.

Oleh karena itu, lewat tulisan ini, sebenernya penulis cuma mau berpesan: toleransi memang bagus. Selama ini Indonesia sudah bisa menjadi contoh yang baik untuk negara lain dalam mempraktekkan toleransi di bidang agama, suku, dan perbedaan-perbedaan lain. Namun, tidak selamanya toleransi itu berimbas baik. Tergantung masalah apa dulu yang diberi batas toleransi. Dan yang patut diwaspadai adalah toleransi waktu ala Indonesia. Jika tradisi jam karet ini terus diwarisi oleh anak-cucu kita, waduh bisa bahayaaa!

Marilah kita, sebagai penerus bangsa selanjutnya, bertekad bersama-sama untuk merubah kebiasaan toleransi waktu ini. Perlulah kita kencangkan lagi sabuk jam karet ini supaya tidak terlalu elastis! Tapi teteep, jaga terus kekompakan bangsa Indonesia dengan sikap tolerannya dalam kehidupan sosial sehari-harinya.

Hidup Indonesia🙂

One Response to “Jam Karet, Toleransi Waktu ala Indonesia”

  1. Pisau Karet 15 October 2012 at 23:09 #

    mari berkaca kepada negara Jepang, orang yang menghargai waktu dan kedisiplinan

    Like

Ada komentar?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: