Harimau! Harimau!

10 Apr

Cover Harimau!Harimau! Penulis   : Mochtar Lubis

Penerbit : Yayasan Obor Indonesia

Cetakan  : I, 1992

Tebal  :vi + 214 halaman

Buku ini ditulis dengan mengabaikan jalur-jalur keturunan dan warisan novel sastra Indonesia. Tema yang diambil oleh pengarang, meskipun masih berkutat di kehidupan sehari-hari, namun sudut pandang yang diambil lumayan menarik. Merupakan sebuah gebrakan baru yang tidak bisa dilupakan begitu saja. Bagaimana tidak? Buku ini tampaknya telah menjadi salah satu buku thriller apik khas Indonesia, yang bertokohkan orang pribumi, mengambil setting di salah satu tempat di bumi pertiwi ini, dan menunjukkan kebudayaan rakyat Indonesia pada zamannya.

Singkat cerita, buku ini berisi tentang perjalanan 7 orang lelaki desa biasa pencari damar. Dalam perjalanan mereka mencari nafkah–yang biasanya menghabiskan waktu 1 minggu–itu, rupanya mereka telah merebut buruan seekor harimau tua kelaparan yang telah berpengalaman dalam berburu. Alhasil, mereka pun dibuntuti oleh harimau ini. Satu per satu korban berjatuhan. Pak Balam, orang yang paling pendiam di antara mereka; Talib, pemuda yang selalu pesimis; dan Sutan, pemuda yang paling bandel. Tinggallah tiga orang lainnya. Buyung, pemuda yang pandai menembak; Pak Haji, seorang haji yang selalu mengasingkan diri dari pergaulan dengan masyarakat sekitar; Sanip, pemuda yang sangat ceria; dan Wak Katok, pemimpin rombongan yang dianggap paling jago silat, menembak , dan jago dalam bidang perdukunan.

Selama kejar-kejaran itu, topeng-topeng ketujuh anak manusia itu pun dipaksa untuk dibuka. Mereka menganggap harimau yang memburu mereka itu karma. “Awaslah, harimau itu dikirim oleh Tuhan untuk menghukum kita yang berdosa — awaslah harimau — akuilah dosa-dosa kalian,” ucap Pak Balam (hal. 102).

Begitulah bagaimana jika keadaan memaksa orang-orang untuk menyatakan dosa mereka di masa lampau. Membuka kembali borok yang sudah kita tutupi sebaik mungkin. Memang benar peribahasa yang mengatakan ‘don’t judge a book by its cover‘. Pak Balam yang pendiam itu rupanya adalah seorang pezinah. Sanip, sang pemuda periang, ternyata sering mencuri, dan Sutan yang sinis itu ternyata pernah mencabut nyawa seseorang. Bahkan Wak Katok yang selama ini dianggap pemimpin, ternyata hanyalah seorang pengecut dan penipu.

Pak Haji pun berujar di ujung hayatnya, “… sebelum kalian membunuh harimau yang buas itu, bunuhlah lebih dahulu harimau dalam hatimu sendiri…”

Pesan-pesan moral yang disampaikan penulis begitu banyak dan sangat mengena di hati. Dibarengi dengan plot yang menegangkan ini, buku Harimau! Harimau! menjadi sangat istimewa. Buku ini patut diacungi jempol oleh karena ide ceritanya yang sangat tidak biasa. Memotret kehidupan manusia dengan segala kebaikan dan keburukannya di saat keadaan sedang menjepit diri dengan begitu kejamnya. Sungguh menakjubkan. Buku ini memang pantas masuk dalam jajaran atas novel sastra modern Indonesia.

4 Responses to “Harimau! Harimau!”

  1. Anonymous 12 December 2010 at 07:39 #

    saya sudah baca novel ini dan hampir semua novel bapak mochtar lubis yang lain belasan tahun lalu,sangat menarik hingga sekarang pun masih terkesan karena dulu saya membacanya berulang ulang apalagi harimau harimau ini sungguh mendebarkan…

    Like

  2. senabats 7 October 2009 at 22:11 #

    bagussssss!!!1

    Like

  3. wahyu am 15 August 2009 at 12:48 #

    dulu, waktu smp pernah bahas nih nove;.

    nice post

    ==========================================
    Blog Jelek sumpah, jangan diklik!

    Like

  4. Arjianti 11 August 2009 at 08:47 #

    Saya mendapat masukan atas novel INI dan raya dapat mengrjakan tugas dngn baik

    Like

Ada komentar?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: